Museum Komodo Dan Taman Reptil Indonesia

Nah, pandemi mulai mereda dan sekarang sudah telihat banyak sekali orang yang menghabiskan waktu bersama keluarga dan juga kerabat di berbagai tempat. Mengapa tidak ke Museum Komodo dan Taman Reptil saja ? Sebab disana kamu akan menemukan berbagai hewan reptil seperti Komodo, Buaya, Ular, Kura Kura dan berbagai jenis reptil lain nya ! Tentunya, tempat ini bisa menjadi salah satu sarana dimana kamu bisa belajar dan juga mengenal berbagai jenis reptil paling populer di Indonesia.

Museum Komodo Dan Taman Reptil Sebagai Sarana Edukasi

Museum Komodo Dan Taman Reptil Indonesia

Museum Komodo dan Taman Reptil terkadang dipakai sebagai sarana edukasi oleh pemerintahan dan juga sekolah. Mengingat pelajaran mengenai reptil ini jarang sekali dibahas pada pertemuan di sekolah maupun pemerintahan. Untuk itulah, dengan adanya Museum ini kalian semua dapat belajar mengeai pola hidup dari beberapa reptil yang dihadirkan di Museum rersebut.

Biasanya, tempat tersebut sering mendapatkan kunjungan dari beberapa sekola baik negeri maupun swasta. Di Museum Komodo dan Reptil ini terdapat salah satu tempat dimana edukasi mengenai hewan berdarah dingin ini hidup dengan beragam pola hidup yang ia lakukan. Ini menjadi salah satu alasan terbesar Bagyo selaku siswa di sekolah dasar yang sangat sering berkunjung bersama keluarganya.

Ayahnya yang seorang pengusaha slot online terpercaya sangat senang dikala anaknnya tersebut ingin belajar. Lalu, sang ayah selaku pemilik salah satu situs judi slot online terpercaya memberikan biaya gratis bagi para pengunjung yang secara tidak sengaja bertemu dengan nya di pintu masuk

Ini merupakan tindakan Ayahanda dari Bagyo agar anak anak sekolah dapat belajar mengenai ilmu kehidupan hewan. Jelasnya, yang dimulai dari Museum Komodo dan Reptil tersebut tentunya. Museum ini juga mendapatkan peringkat museum terbaik di Dunia urutan ke lima dengan penghargaan Best Museum kategori edukasi.

Untuk anda yang ingin berkunjung ke Museum Komodo dan Taman Reptil ini dapat membeli tiketnya secara langsung di Taman Mini Indonesia Indah. Jadi, museum ini dapat kalian akses melalui TMII yang menjadi gerbang depan pada saat kalian ingin berkunjung nantinya.

Museum Artefak Yang Ada Di Korea Selatan

Banyak sekali artikel yang membahas bagaimana kebudayaan Korea Selatan berlangsung baik secara modern maupun tradisional. Kali ini kita bakal membahas peninggalan di Korea Selatan yang menyimpan Artefak Tembikar dimasa Zaman Jeulmun dan Zaman Mumun. Tembikar adalah nama lain dari gerabah atau guci yang kita tau saat ini, dulunya tembikar dibuat untuk membantu masyarakat dalam membawa air atau bawaan lainnya.

Tembikar dibuat dari tanah liat dengan membentuknya menggunakan tangan hingga membentuk guci keramik yang saat ini sudah banyak dimodifikasi dengan sangat baik. Nah, tembikar sendiri sangat banyak digunakan oleh masyarakat korea zaman dulu untuk membantu pekerjaan mereka.

Museum Yang Menyimpan Tembikar Di Masa Zaman Jeulmun Dan Zaman Mumun

Zaman dinasti memang sangat jauh berbeda dengan zaman sekarang yang dipenuhi oleh teknologi canggih, sampai-sampai hadir sbobet daftar untuk melakukan perjudian melalui mobile. Di Korea sendiri saat ini sudah ditemukan banyak sekali tembikar dari peninggalan zaman Jeulmun dan juga zaman Mumun. Hal ini dilihat dari model yang dibuat dengan pola sisir serta lebar dibagian mulut keramik tersebut.

Diperkirakan tembikar digunakan untuk membantu masyarakat pada masa itu untuk bertani serta berdagang dengan membentuk tembikar tersebut menjadi alat memasak, piring, sendok, dan lain-lain. Di Korea terdapat 2 museum untuk menyimpan penemuan tembikar-tembikar ataupun peninggalan zaman dulu. Berikut adalah museum di Korea Selatan:

Museum Bokcheon

Bokcheon Museum adalah sebuah museum arkeologi di Busan yang diakses untuk umum pada tanggal 5 Oktober 1996. Museum ini didirikan sebagai penghargaan kepada histori panjang Busan mulai dari jaman Samhan sampai jaman Samguk. Museum ini menampilkan peninggalan dan artefak yang digali berasal dari tanah pemakaman kuno di Bokcheon-dong. Sebanyak 169 buah helm kuno, bervariasi model gerabah dan senjata yang terbuat berasal dari besi ditemukan. Semua benda tersebut digali dalam 7 serangkaian penggalian dan kini dipajang dalam museum. Serangkaian peninggalan yang ditemukan di pemakaman kuno tersebut benar-benar perlu untuk memecahkan misteri berasal dari Kerajaan Gaya.

The Deep Rooted Tree Museum

The Deep Rooted Tree Museum terkandung aset budaya dan peninggalan era dahulu layaknya Wolincheongangjigok dan Jangbanchado milik Ratu Jeongsoon, yang merupakan koleksi Han Chang-gi, pendiri dua majalah tenar di Korea. The Deep Rooted Tree Museum diakses pada tahun 2011 dengan eksterior rumah tradisional Korea atau hanok. Terdapat 6.500 artefak berisikan buku antik Korea, pakaian dengan aksesoris tradisional, gerabah, lukisan rakyat, kesenian rakyat. Dapat memakan waktu kurang lebih satu jam untuk mengelilingi museum ini, di mana pengunjung bisa melihat sekilas model hidup dan budaya nenek moyang Korea. Terdapat dua ruang pameran, yaitu Permanent Exhibition Hall dan Planned Exhibition Hall.

Salah Satu Peninggalan Kuno Hobbit Flores

Peninggalan kuno Hobbit Flores merupakan salah satu cerita sejarah yang ada di Indonesia. Temuan tulang belulang yang diperkirakan adalah milik dari mayat dari “Manusia Kerdil Flores” tersebut yang ditemukan oleh seorang arkeolog Inggris. Tulang tulang tersebut diperkirakan sudah berusia 18.000 tahun dan ditemukan di tahun 2003 silam di Indonesia. Para peneliti akhirnya mendapatkan kesimpulan bahwa tulang belulang tersebut adalah milik dari “Manusia Flores Kerdil” yang sudah tertanam ribuan tahun lamanya.

Hobbit Flores Sebagai Peninggalan Kuno

Salah Satu Peninggalan Kuno Hobbit Flores

Salah satu warisa peninggalan kuno ini ditemukan oleh seorang arkeolog sekaligus pemilik situs judi online bernama James Antonio Braga. Beliau mengatakan bahwa tulang tersebut ditemukan pada salah satu tugu yang berada dekat sungai. Karena, pada jaman dulu, orang purba tinggal dekat sungai dan itu menunjukkan bukti bahwa Hobbit flores ini memiliki kebiasaan yang sama seperti generasi manusia sekelas Homo Sapiens.

Adapun beberapa hal terkait mengenai hal ini diantaranya adalah sebuah Majalah Smithsonian yang juga pernah mengatakan bahwa tengkorak yang mereka temukan tidak lebih dari sepertiga ukuran tengkorak manusia secara normal nya.

Lalu ada juga asumsi lain mengatakan bahwa tulang-tulang itu bukan milik Homo Sapien yang diperkirakan oleh sejarawan dan juga arkeolog. Namun, setelah diteliti lebih dalam fakta mengejutkan ternyata tulang tulang itu milik Homo Floresiensis, spesies manusia purba stelah jaman pada manusia Neandertha itul punah.

Fakta Dari Para Arkelolog Mengenai Hobit Flores

Karena ukurannya yang terbilang mini dan sangat kecil, mereka menamai hasil temuan tersebut dengan nama primal “Hobbit” yang diambil dari salah satu film Colossal “Lord Of The Rings”. Serta, dengan ukuran yang sekecil itu mereka terkejut karena bangunan yang ada di sekitar penemuan benda kuno yang misterius di dekat tulang belulang yang telah ditemukan oleh para arkeolog tersebut. Ini mungkin bisa dijadikan salah satu cerita yang sangat menarik bagi sobat yang ingin menambah ilmu sejarah soal kejadian kuno yang pernah terjadi di Indonesia.

Lalu, penemuan ini akhirnya dipublikasikan pada tahun yang sama yakni 2003 yang membuat warga Indonesia mengetahui akan hal ini. Dan pada akhirnya berita mengenai manusia kerdil flores ini menjadi beberapa buah bibir di kalangan masyarakat khususnya para pecinta sejarah.

Benda Kuno Yang Sangat Misterius

https://www.museocatedralicio.com akan membahas banyak hal mengenai benda lama yang terkenal. Benda kuno adalah salah satu peninggalan bersejarah yang terkadang ditemukan dalam kondisi yang membingungkan dan terkadang tidak masuk akal. Entah ditemukannya benda kuno tersebut tanpa jejak peninggalan sebelumnya, atau terlihat seperti bukan buatan manusia dizaman dulu. Berbeda dengan masa dimana kita hidup dan tinggal sekarang ini dimana dunia sudah dipenuhi dengan alat teknologi canggih.

2 Benda Kuno Misterius

Benda Peninggalan Kuno seperti ini biasa kita sebut sebagai Artefak yang kemudian benda-benda tersebut bakal diteliti lebih lanjut oleh para arkeolog atau peneliti benda kuno. Lalu bagaimana jika penemuan para arkeolog ini tidak menemukan jawaban tentang asal keberadaan benda tersebut? Mari kita telusuri penemuan-penemuan benda kuno yang masih belum bisa terjawab asal muasal benda tersebut ada di bumi.

Dodecahedron – Roma

Dodecahedron adalah suatu benda geometris dengan 12 permukaan datar yang berbentuk segi lima dan terdapat bola-bola disetiap sudutnya. Benda ini pertama kali ditemukan sekitar 200 tahun yang lalu, namun hingga saat ini Dodecahedron yang sudah terkumpul sekitar ratusan masih belum diketahui asal dan fungsi nya seperti apa.

Beberapa peneliti memperkirakan fungsi benda ini sebagai beberapa hal:

  • Penaruh lilin
  • Dadu
  • Mainan lempar tangkap
  • Alat untuk mengukur tanggal panen dalam pertanian

Pipa Baigong

Pada daerah pegunungan Baigong, Tibet, China, ditemukan tumpukan pipa logam yang dianggap sebagai artefak. Serangkaian pipa tersebut berada di gua batu kuno dengan kondisi sebagian pipa terkubur didalam gua tersebut. Fungsinya belum dapat dijelaskan kenapa bisa ada pipa-pipa tersebut dan bagaimana bisa ada pipa sebanyak dan sepanjang itu terkubur dalam sebuah gua.

Akibat kemisteriusan fungsi benda serta terhubungnya pipa tersebut pada Piramida yang berjarak sekitar 60m di dekat puncak gunung tersebut. Disebut-sebut pipa ini adalah Ancient Alien atau peninggalan para alien yang menghampiri bumi, tidak masuk akal memang. Tapi bagaimana bisa didalam kasus ini para manusia purba membuat pipa yang bahkan memiliki kandungan radioaktif?

Keberadaan benda-benda kuno yang dianggap misterius memang cukup menarik. Karena pasalnya jika kita bayangkan dizaman dulu yang apapun dilakukan masih manual tanpa teknologi. Apakah mungkin bagi para manusia purba membuat serangkaian pipa dengan kandungan radioaktif dan kemudian menghubungkannya dengan piramida tersebut? Jika terhubungnya pipa tersebut ke piramida adalah tindakan yang disengaja, lalu apakah artinya pembuatan ini memiliki arti lain?