Museum Venustempel Sebagai Museum Sex Pertama Dan Tertua!

Di dunia ini ternyata ada museum seks pertama dan tertua, yaitu Museum Venustempel atau yang termasuk dikenal sebagai Temple of Venus. Kalian tidak perlu heran kenapa museocatedralicio memilih untuk membahas museum yang satu ini, tentu saja bukan untuk membuat kontrovesial namun memang hal ini akan sangat menarik untuk kita ulas. Museum Venustempel ini terletak di pusat kota Amsterdam, Belanda. Museum ini memamerkan banyak koleksi lukisan tubuh manusia, permainan seks dan sejumlah patung berukuran manusia.

Selain itu, Venustempel termasuk punyai patung selebriti Hollywood, Marilyn Monroe yang ukurannya hampir serupa seperti aslinya. Saat mampir ke museum ini, pengunjung bakal diajak untuk lebih mengenal tubuh mereka melalui berbagai macam instalasi seni erotis. Hal ini pun tidak terhitung sebagai hal ilegal layaknya casino di Las Vegas yang permainannya bisa kalian coba di sbobet88 asia.

Melalui instalasi seni, pengunjung sanggup menjelajahi evolusi seksual manusia selama abad dan studi perihal edukasi seks. Berbeda bersama museum biasanya, instalasi yang dipamerkan oleh Museum Venustempel tak jarang memicu takjub. Pasalnya, seksualitas yang ada terhadap sebagian abad lantas tergolong lebih terbuka dan lebih bebas terkecuali dibandingkan bersama zaman sekarang.

Museum Venustempel Sebagai Museum Sex Pertama Dan Tertua

Dibuka terhadap th. 1985, Museum Venustempel mulanya cuma punyai sebagian barang erotis berasal dari abad ke-19. Meski begitu, barang-barang selanjutnya langsung menarik perhatian masyarakat. Bahkan museum selanjutnya punyai lebih berasal dari 500 ribu pengunjung tiap tiap tahunnya.

Seluruh koleksi seni yang terdapat di Museum Venustempel merupakan koleksi khusus berasal dari pemilik museum. Museum Venustempel punyai 3 lantai dan semua koleksi seni di dalamnya dikelompokkan cocok bersama tema yang ada di tiap tiap lantai. Galeri dan lorong yang ada di museum termasuk dinamai cocok bersama nama sederet figur kondang dalam dunia erotisme. Ketika pengunjung memasuki pintu utama di lantai dasar, anda bakal disambut oleh sebuah pahatan besar Venus.

Kemudian, anda sanggup langsung menentukan pilihan untuk mampir ke Casanova Gallery, Marquis de Sade Hall, atau Fanny Hill Street. Akan tetapi, menurut laman formal panduan wisata Belanda, wisatawan biasanya bakal berkunjung ke Casanova Gallery terutama dahulu karena mereka lebih familiar bersama nama tersebut.

Nama galeri selanjutnya disita berasal dari nama Giacomo Girolamo Casanova. Ia merupakan seorang penulis Italia yang dikenal sebagai penakluk wanita. Di lantai satu musem, anda sanggup menjelajahi Valentino Gallery, Catharina the Great Hall, the Venus Gallery, Oscar Wilde Hall, dan Marquise de Pompadour Hall.

Sementara di lantai dua, anda sanggup mampir ke Vargas Hall. Selama pandemi, museum yang terletak di Damrak 18, Amsterdam ini membuka tiap tiap hari menjadi pukul 11.00 sampai 19.00 kala setempat. Usia minimal pengunjung supaya diperbolehkan masuk adalah 16 tahun. Harga tiket masuknya adalah 5 euro atau sekitar Rp 77.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *